Guru Sentral Utama dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas untuk Peserta Didik

Oleh : Maria M. Bhebhe, S.Pd., Gr

Pengalaman Mengikuti Bimtek Pengembangan Konten Digital Pendidikan

Salam hangat dari ujung timur Indonesia! Perkenalkan, saya Maria M. Bhebhe, S.Pd., Gr, seorang guru bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Amfoang Timur, sebuah sekolah yang terletak di wilayah perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste. Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi pengalaman berharga yang baru saja saya ikuti, yaitu kegiatan bimbingan teknis (bimtek) tentang Pengembangan Konten Digital Pendidikan Bagi Guru SMA Se-Kabupaten Kupang, Rote Ndao Dan Sabu Raijua.

Mendapatkan kesempatan dari pimpinan sekolah untuk berpartisipasi dalam bimtek ini adalah sebuah anugerah yang sangat saya syukuri. Mengajar di wilayah perbatasan memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam hal akses terhadap sumber belajar yang beragam. Oleh karena itu, saat ini untuk mengembangkan konten digital pendidikan terasa begitu relevan bagi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah kami.

Kegiatan bimbingan teknis pengembangan konten digital untuk pendidikan diikuti sebanyak 40 guru perwakilan dari Kabupaten Kupang 15 guru, Kabupaten Rote Ndao sebanyak 14 guru dan Kabupaten Sabu Raijua sebanyak 11 guru berkumpul di Hotel On the rock mengikuti kegiatan yang bermanfaat untuk bapak dan ibu guru. Kegiatan ini dimulai tanggal 23-25 Mei 2025. Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Konten Digital untuk Pendidikan diselenggarakan oleh Kepala UPTD Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) Bapak Charles Malehere, sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.

Peserta Bimtek
Perwakilan Peserta Bimtek Sebanyak 15 guru dari Kabupaten Kupang

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Bapak Ambrosius Kodo, S.Sos., MM yang berkesempatan memberikan sambutan sekaligus motivasi untuk bapak dan ibu guru. Beliau menyampaikan bahwa di era digital yang terus berkembang pesat ini, peran sebagai pendidik semakin menantang sekaligus membuka peluang yang luar biasa. Pengembangan konten digital bukan lagi sekadar pilihan, tentu saja dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini. Ada hal penting yang harus diperhatikan dimana guru harus mengetahui teknologi tetapi didalam menguasai teknologi, jiwa pendidiknya itu harus kuat dalam diri seorang guru karena mau sepesat apapun guru dapat beradaptasi dengan cepat sesuai dengan perkembangan zaman jika memiliki jiwa pendidik yang tinggi.

Satu kalimat motivasinya adalah “Change or evaporate” yang berarti “berubah atau menguap” pesan ini bermakna sangat dalam bagi seorang guru bahwa teknologi membawa perubahan yang sangat cepat untuk itu guru harus terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi agar memiliki ketrampilan jika tidak maka akan guru itu akan “menguap”atau “hilang” artinya  jika guru tidak memperbarui pengetahuan dan keterampilan tidak familiar dengan teknologi mungkin  akan kesulitan berkomunikasi dan terhubung dengan peserta didik  yang pada akhirnya bisa saja mengurangi efektivitas pengajaran.  Materi yang ajarkan bisa menjadi “usang” dan guru tersebut berisiko “menguap atau hilang” karena tidak bisa mengakses dan memanfaatkan sumber daya teknologi untuk memperkaya pembelajaran yang peserta didik butuhkan untuk sukses di masa depan.

Beliau juga mengajak seluruh Pendidik bersama-sama manfaatkan teknologi untuk memperkaya proses belajar mengajar, menjadikan setiap ruang kelas, baik fisik maupun virtual, sebagai tempat yang inspiratif bagi tumbuh kembang peserta didik kita. Jangan ragu untuk terus belajar dan beradaptasi. Setiap konten digital yang bapak dan ibu guru ciptakan adalah investasi berharga untuk masa depan pendidikan anak-anak bangsa ucapnya.

Sebelum kegiatan dimulai kami peserta Bimtek Pengembangan Konten Digital Pendidikan diberi kesempatan untuk memperkenalkan diri sebagai langkah pertama dalam membangun hubungan  kolaborasi dengan peserta lainnya. Berikut video singkat saya ketika memperkenalkan diri kepada Panitia, Narasumber dan peserta bimtek:

 

Usai Bapak Kadis membuka kegiatan pengembangan konten digital dalam pendidikan, panitia mulai mempersiapakan kegiatan sesuai dengan jadwal sesi pertama adalah materi quizizz. Terlihat para peserta antusias mengikuti kegiatan ini, materi ini sangat relevan yaitu pemanfaatan aplikasi quizizz yang fungsi utamanya adalah untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif bagi siswa melalui berbagai jenis kuis dan aktivitas. Dengan penuh semangat, Bapak Alfred Boby Tangkonda, S.S., Ma(Tesol) memandu para peserta dalam sesi praktik langsung menggunakan quizizz.

Ruangan dipenuhi dengan suara diskusi kecil, menunjukkan betapa antusiasnya para guru mengimplementasikan ilmu yang baru diterima. Kami belajar bagaimana menerapkan media pembelajaran berbasis quizizz yang dapat diaplikasikan pada beberapa slide materi yang guru ajarkan diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan menarik yang akan menguji seberapa paham siswa dalam memahami materi tentu akan menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan menarik bagi siswa.

Tak hanya itu, wawasan para guru juga diperkaya dengan materi tentang Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang disajikan oleh seorang sosok inspiratif Bapak Ferdinand Wadu He, Duta Teknologi tahun 2018. Beliau berbagi pengalaman dan pengetahuannya tentang Rumah belajar, kegiatan Pembatik dan Kihajar siswa. Kemudian, materi berikutnya Bapak Welem Kana hadir membawakan materi yang tak kalah menarik: pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pembelajaran. Para guru diajak memahami potensi AI dalam membantu mereka menyusun strategi pengajaran yang lebih efektif.

Setelah itu kami langsung praktek membuat video pembelajaran dengan storyboard yang beliau berikan untuk kelompok kami yaitu materi konten tentang mata pelayan Kimia Oksidasi. Tepat jam 7 malam kami mulai menyiapkan peralatan untuk merekam kemudian proses merekam video yang cukup menguras tenaga karena harus mengulang terus jika ada bagian belum sesuai sampai dengan proses editing untuk menghasilkan video pembelajaran yang berisi pesan-pesan pembelajaran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi pengetahuan untuk membantu pemahaman siswa terhadap suatu materi pembelajaran kemudian di jam 10 malam tiba waktunya untuk kelompok kami melakukan presentasi dan hasilnya memuaskan.

Foto: Proses editing konten digital pendidikan

Kegiatan ini membuktikan bahwa guru adalah “pembelajar sejati”. Guru belajar tanpa batas kami tidak hanya puas dengan ilmu yang sudah ada, melainkan terus berbahagia belajar hal baru untuk terus meng-upgrade diri. Semangat untuk tidak ketinggalan teknologi menjadi alasan utama. Manfaatnya jelas guru dapat terus berkembang, menghadirkan pembelajaran yang relevan dan menarik bagi siswa, serta mempersiapkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Dalam bimtek tersebut, saya dan rekan-rekan guru lainnya mendapatkan pelatihan intensif. Setiap sesi terasa membuka wawasan baru dan memantik ide-ide kreatif untuk diterapkan di kelas. Saya sangat terkesan dengan semangat para fasilitator yang dengan sabar membimbing kami langkah demi langkah. Meskipun awalnya terasa asing, namun dengan pendampingan yang baik, saya mulai memahami bagaimana teknologi dapat menjadi alat yang ampuh untuk menyampaikan materi pelajaran dengan cara yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa.

Kelompok Flobamora melakukan presentasi hasil video konten pendidikan

Pesan untuk Guru Hebat:
Pendidikan berkualitas dimulai dari guru yang mau belajar upgrade diri dengan pengetahuan dan keterampilan. Teruslah belajar dan beradaptasi dunia pendidikan bergerak begitu cepat dan teknologi adalah jembatan menuju masa depan. Jangan pernah berhenti menggali ilmu, manfaatkan setiap kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan jadilah guru yang melek teknologi, guru yang menginspirasi, dan guru yang selalu relevan dengan perkembangan zaman sehingga terus bertumbuh dan membawa perubahan positif bagi masa depan cerah anak didik kita.

Ini hanyalah secuil dari pengalaman saya. Di tulisan selanjutnya, saya akan berbagi lebih detail mengenai materi yang dipelajari dan rencana implementasinya di sekolah. Tetap ikuti ya!

Teruslah berkarya dengan hati

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *